Banyak pebisnis yang mulai tertarik tips marketing di Instagram, salah satunya adalah tips engagement audiens. Bukan dalam arti ‘bertunangan’ tapi ‘mengikat perhatian’ pasar, sehingga mereka tertarik untuk terus mengikuti akun pemasaran yang dimanfaatkan. Karena dengan begitu, nantinya mudah untuk melakukan promosi produk.

Hal ini menjadi sesuatu yang menarik untuk dibagikan, karena faktanya kuantitas follower tidak bisa diandalkan sebagai satu-satunya senjata. Meski follower sudah mencapai ratusan ribu, hal itu tidak menjamin secara respon pasar positif. Karena jika konten tidak menarik pun, pasar juga tidak bisa dipaksa untuk memperhatikan.

Karenanya untuk para pebisnis online yang berharap bisa meningkatkan omset melalui pemasaran online, simak tips marketing di instagram satu ini. Supaya dengan begitu konten feed instagram tidak penuh dengan konten yang monoton dan dianggap spam.

Stimulus Diskusi antar Follower

Stimulus diskusi bisa menghidupkan konten dengan memposting sesuatu yang menggelitik para follower untuk berdiskusi. Contohnya bisa berupa konten yang memunculkan beberapa pilihan pendapat, supaya kemudian bisa muncul beberapa kubu. Ketika sudah mulai terjadi diskusi antar follower, admin bisa mulai merespon sehingga terasa interaktif dengan mereka.

Tapi meski begitu perlu diingat, untuk tidak memberikan argumen yang tidak terlalu kontroversial atau politis. Karena hal itu berpotensi membuat follower yang tidak sepakat dengan admin kemudian kecewa dan unfollow. Lebih baik untuk tetap menimpali dengan pendapat yang umum dan pastikan admin tidak justru mengadu domba antar follower.

Optimalkan Hastag

Ini juga menjadi tips marketing di instagram yang jangan sampai terlewat. Karena faktanya sampai saat ini hastag masih menjadi salah satu trik yang efektif, untuk mengundang pasar bahkan follower baru sekalipun. Mereka yang mencari konten dengan hastag dan kemudian menemukan postingan tersebut bisa tertarik, untuk melihat post selain di galeri pribadi.

Tapi bukan berarti hal tersebut juga bisa dengan asal saja menggunakan hastag. Karena jika hastag kurang populer juga akhirnya potensi kecil dicari orang. Sehingga pastikan selain hastag relevan dengan postingan yang dibuat, cek juga apakah memang hastag tersebut cukup populer dan banyak dicari. Selain itu, juga jangan terlalu banyak menulis hastag di caption karena justru mengganggu pembaca.

Pengaturan Warna Konten

Tentu mudah untuk dipahami bahwa perhatian orang akan tertarik lebih dulu pada gambar baru kemudian pada caption. Karenanya jika ingin menarik pelanggan, tips marketing di instagram yang perlu diperhatikan adalah memastikan gambarnya cukup eye catching. Bukan hanya persoalan penataan warna, tapi juga memahami psikologi umum orang dalam memandang warna.

Menurut penelitian oleh Curalate, gambar yang dominan pada salah satu warna justru cenderung unggul dibanding dengan paduan gambar yang tidak didominasi oleh satupun. Karenanya tentu bisa mengupayakan untuk menggunakan hasil desain grafis atau foto yang didominasi oleh salah satu warna. Diantara berbagai warna, biru yang cukup banyak direkomendasikan.

Bukan tanpa alasan biru menjadi warna favorit karena memang hal itu lebih disukai dibandingkan warna selainnya. Tapi bukan berarti warna lainnya tidak disarankan, karena selama diolah dengan menarik, warna apapun juga bisa menyita perhatian. Jika masih kesulitan untuk membuat konten desain grafis, bisa mencoba menggunakan jasa profesional supaya paduan lebih apik.

Itulah beberapa cara marketing pada Instagram, yang terbukti bisa membuat akun mendapat banyak perhatian dari followernya dan bisa coba diterapkan pada bisnis tersebut. Sehingga dengan menerapkan tips marketing di Instagram dengan baik, maka berbagai keuntungan bisa didapatkan.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *