keputusan berani untuk invest dialat2 camping yang agak *proper* dengan bajet lumayan, harus dilakukan.  Mengikuti camping dengan kondisi 4 bocil yang masyaAlloh ruame.. tenda standart camping sudah tidak layak lagi, apalagi ada baby mungil usia 6bulan. Jika menggunakan tenda standart kapasitas dua orang, sudah pasti akan tidak muat, sesak dan desak-desakan. Kalo isinya berdua si okeh, jadi romantis dan syahdu, laini situasinya sudah berubah.. ada 4 bocil yg super duper aktif, senggol dikit berebutan wilayah, jadilah kami memberanikan diri dengan mengupgrade tenda dengan kapasitas 4 orang dan ada sedikit ruang depannya.

Pertama kali ini tenda kami pakai, kesan yang didapat, sangat nyaman, tertutup rapat dengan ventilasi udara yang cukup bagus. Dengan harga sekitar 1,5jtan bahan yang diberikan juga berkwalitas.

Acara camping harus dilakukan dengan persiapan sematang mungkin, agak semua anak2 happy dan nyaman di tengah cuaca alam yang bisa dibilang lumayan menantang. Sehingga kedepan acara camp ini menjadi aktivitas rutin yang bermanfaat..


Ide mengagendakan camping rutin ini tidak terlepas dari *racun* temen2 TDA camp, termasuk beberapa komunitas, dan juga temen2 club mobil yg rutin ngecamp.
Camping mengajarkan banyak hal, dari mulai kemandirian, petualangan, kedisiplinan, bagi tugas, kerjasama, dan lain2..

Namun, ada 2 dilema yg harus di selesaikan dengan baik.. yang pertama, pergi camping menjadi tantangan tersendiri agar segera mensistemkan bisnis, agar jargon bisnis jalan owner jalan-jalan benar benar terinternalisasi.. bukan sekedar jargon.
ini memberikan tantangan bagi sy sebagai bisnis owner, bagaimana caranya bisnis bener2 running well tanpa kehadiran kita. dititik ini jujur sy banyak belajar dr mentor2 di TDA, semua temen2 yg sering sharing d camp, bongkar bisnis mereka dengan sukarela saya anggap sebagai mentor…


Ada yg sharing tentang : Legal bisnis, Marketing, Dasboard bisnis, inovasi dll.
Disisi lain sebagai keluarga, konsen terhadap pengasuhan anak, Camping menjadi momentum menguatkan bounding terhadap anak2.. apalagi dengan 4 anak yg super2 luar biasa.. camping menjadi media yang pas untuk mengajarkan bersatu dengan alam, melatih kepekaan, melatih emosi, motorik dan juga penghargaan terhadap lingkungan.. dari pada memberi mereka gadget. Sebagai alumni PSPA abah ihsan yg sangat ketat dalam pola mendidik anak. Istri Alhamdulillah mendukung acara camping beginian.. jadi deh, belanja tenda dan tetek bengeknya..
Terakhir, tinggal konsisten aja menjadwalkan camping. monggo yg mau ngajakin barengan.. cuzz..


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *